Website Resmi Kabupaten Bogor - Kabupaten Bogor Menjadi Pilot Project Sistem Peradilan Pidana Anak
23 Maret 2015 09:22:19
Kabupaten Bogor Menjadi Pilot Project Sistem Peradilan Pidana Anak

DSC_4360.JPG

Release Diskominfo
23/03/2015
Cibinong


Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen melindungi anak-anak yang berhadapan dengan hukum, dengan melaksanakan Sosialisasi Undang - Undang Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Sistem Peradilan Pidana Anak atau SPPA dan Peluncuran Pilot Project Percepatan Pelaksanaan Undang-Undang SPPA di Kabupaten Bogor. Acara ini dibuka oleh Bupati Bogor Nurhayanti dan Direktur Analisa Peraturan Perundang-undangan Bappenas Dr. Diani Sadiawati, di Hotel Lor-In Sentul pada Senin Kemarin (23/3).

Dalam sosialisasi  ini, Bupati Bogor Nurhayanti mengatakan, pihaknya mengucapkan rasa terima kasih karena Pemkab Bogor ditunjuk sebagai Pilot Project percepatan  impelementasi Uu 11 thn 2012 tentang sistem peradilan pidana anak, dimana nanti sistem Peradilan anak lebih didorong melalu sistem Diversi.

Lanjutnya di depan para tamu undangan yang didominasi oleh beberapa penyidik kepolisian dari Polres Bogor, Bupati perempuan pertama di Pemkab Bogor ini menyatakan bahwa hampir 2,1 Juta Penduduk Kabupaten Bogor adalah anak-anak usia 0 - 18 Tahun dan ini menjadi perhatian serius Pemkab Bogor agar semua anak di Kabupaten Bogor dapat mendapatkan haknya termasuk dalam kacamata hukum, “Kata Kuncinya adalah tidak ada anak yang dipenjarakan, ini sejalan karena kabupaten Bogor,5,3 juta penduduk, 2,1 juta adalah anak. Setelah dilakukan sistem peradilan anak melalui diversi ini, tidak anak yang dipenjarakan tetapi mereka akan ditampung dipanti-panti, oleh karena itu Pemkab Bogor akan berusaha mengoptimalisasikan panti-panti yang sudah ada agar bisa para anak-anak ini diberikan pendidikan dan pelatihan kerja” imbuhnya.

Sementara itu menurut Diah Sulastri Dewi S.H,M.H selaku Ketua Pengadilan Negeri Cibinong menyatakan komitmennya dalam Percepatan Implementasi undang-undangan anak, salah satunya dengan menyediakan fasilitas Ruang sidang Ramah anak, “Nantinya setiap anak yang akan menjalani proses peradilan tidak ditempatkan didalam sel tunggu, tetapi akan ditempatkan dalam ruangan yang tersedia fasilitas ramah anak. Dan saya juga berharap sistem peradilan anak melalui diversi ini juga mampu mendorong penurunan kasus yang melibatkan anak – anak dalam perkara pengadilan ” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan oleh salah satu tamu perwakilan dari Australia Indonesia partnership For Justice, Brad Amstrong. Dirinya mengatakan bahwa Pelaksaan Diversi pada bulan oktober 2014 mengalami penurunan menjadi 58 % dari 94% kasus yang terjadi pada anak. Anak-anak yang masuk Penjara dari 76% mengalami penurunan menjadi 51% pada bulan oktober 2014, “Semoga dengan adanya kerja keras seluruh stakeholder di Kabupaten Bogor, bisa menjadi Lebih baik lagi” lanjutnya.

Dalam Kegiatan Sosialisasi tersebut juga dilaksanakan Penandatanganan Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Pengadilan Negeri cibinong, Pengadilan Agama, Serta Departemen Agama.(DISKOMINFO)

 


Tambahkan Komentar

Nama :
Email :
Url :
Masukkan Captcha :
Komentar :
   
Komentar Masuk

Dari : HikmahTiar | Pada : 08 Agustus 2014 10:34:55

bagus.
Berita Terkini OPD
15 Mei 2015 09:59:05
Diskominfo Bekali Keterampilan Teknologi Informasi KIM
Tenjolaya- Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Bogor bekali Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) keterampilan teknologi…
11 Mei 2015 09:52:46
Perbedaan Antara Kabel Straight dan Cross
Untuk menghubungkan dua buah komputer atau menghubungkan dua buah HUB/Switch dengan kabel UTP, dapat menggunakan…
07 Mei 2015 15:26:39
BPPTIK Kominfo selenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi TIK Gratis
Jakarta, Kominfo - Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan…
04 Mei 2015 15:23:40
Menkominfo Kick-off Ground Breaking Pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut
Makasar, Kominfo - Tepat di hari ulang tahunnya yang ke-56, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo)…
30 April 2015 11:33:37
Pemkab Bogor Ajak Masyarakat Kenali Bahaya HIV dan AIDS
CISARUA- Untuk memberantas penyebaran virus HIV Aids khususnya di Kabupaten Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor terus…
Berita Terkait
23 Maret 2015 11:16:17
BKKBN Jabar Re-Cheking PIK-R Kabupaten Bogor Untuk Jadi Nominasi Tingkat Jabar
Realease Diskominfo Kabupaten BogorSenin, (23/03/2015)BABAKANMADANGBadan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat, melakukan re-cheking…
23 Maret 2015 10:19:48
Tim P2WKSS Tingkat Provinsi Verifikasi Desa Sukajaya
Release Diskominfo23/03/2015TamansariProgram Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) digagas untuk membantu percepatan pertumbuhan…
21 Maret 2015 11:12:36
Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor Dukung Wujudkan Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten Termaju di
Realease Diskominfo Kabupaten BogorSenin, (21/03/2015)CibinongBerbagai terobosan kian dilakukan Gerakan Pramuka Kabupaten Bogor guna meningkatkan kualitas…
20 Maret 2015 13:33:49
Bupati Bogor : Jadi Kafilah Yang Santun, Bawa Nama Baik Kabupaten Bogor
Release Diskominfo20/03/2015CibinongTunjukan kafilah Kabupaten Bogor yang terbaik melalui sikap yang ramah, santun sehingga menjadi panutan…
19 Maret 2015 14:36:23
Perkuat Implementasi KIP, Diskominfo Kumpulkan PPID Pembantu
Release Diskominfo Kabupaten Bogor19/03/2015CIBINONGDinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Bogor kumpulkan Pejabat Pengelola Informasi dan…